Mahasiswa KKN Reguler 82 UIN Walisongo Semarang turut serta dalam kegiatan Dhiba’an dan Tahlil.
Ibu-ibu jamaah pengajian di Dusun Trayu Desa Trayu Kecamatan Singorojo, rutin mengadakan diba’an setiap hari sabtu di mushola Al Muttaqin. Diba’an tersebut dilakukan oleh masyarakat secara bersama-sama maupun bergantian dengan membaca dan melantunkan sholawat kepada Nabi Muhammad SAW. Adapun kitab yang biasa dijadikan acuan yaitu kitab maulid diba’ karya al-Imam al-Jaliil as-Sayyid as-Syaikh Abu Muhammad Abdurrahman ad-Diba’iy asy-Syaibani az-Zubaidi al-Hasaniy. Dalam kitab tersebut berisi pujian dan riwayat perjalanan hidup Nabi Muhammad SAW.
Pembacaan diba’an dilakukan dengan khusyu’ dan khidmat, terlebih saat melantunkan mahallul qiyam. Kegiatan dhiba’an memiliki banyak manfaat bagi kita, baik dalam hal keagamaan maupun menumbuhkan rasa cinta kita kepada Nabi Muhammad SAW.
Selain dhiba’an, adapun kegiatan rutinan di malam jum’at yang biasa dilakukan bapak-bapak warga Desa Trayu yaitu Tahlilan. Tahlil merupakan doa yang dibaca untuk mengenang dan mendoakan orang yang sudah meninggal. Kegiatan ini biasanya dimulai dengan pembacaan surat Yasin dan dilanjutkan dengan tahlil.
Mahasiswa KKN Reguler 82 UIN Walisongo Semarang turut serta dalam dua kegiatan tersebut. Untuk tahlil biasanya diikuti oleh mahasiswa laki-laki dan dilakukan di hari jumat setelah habis isya. Sedangkan dhiba'an diikuti oleh mahasiswa perempuan setiap hari Sabtu di mushola Al-Muttaqin setelah sholat Dzuhur. Dengan mengikuti kegiatan tahlil dan dhiba'an tersebut tali silaturahmi antara mahasiswa KKN Reguler 82 UIN Walisongo Semarang dan masyarakat pun terjalin, serta dapat menjunjung tinggi nilai-nilai keagamaan dan kemanusiaan.
Penulis : Melisa Nunung Setyani
Komentar
Posting Komentar